Sekilas Mengenai Menopause

Mengenal MenopauseMenopause merupakan salah satu peristiwa yang paling menentukan dan harus dihadapi dalam rentang kehidupan seorang wanita. Beberapa wanita merasa takut, sementara yang lain malah menunggu-nunggu akan datangnya menopause. Bagi sebagian wanita yang takut akan datangnya menopause karena akan membuat mereka merasa tidak menarik, kesepian, tak berguna dan tak berdaya. Mereka juga berduka karena tak subur dan muda lagi. Bagi sebagian lain, datangnya menopause malah membuat mereka memiliki kesempatan baru dalam hidup secara fisik, emosi, seksual dan spirit. Mereka malah antusias karena “terlepas” dari kewajiban melahirkan dan sindroma pra-haid. Pokoknya, menopause dapat memberikan berbagai macam perasaan kepada wanita. Dari yang tegang dan tidak nyaman sampai lega dan “lepas”.

Sebenarnya, apakah arti menopause itu sendiri? Menopause merupakan suatu waktu di usia pertengahan dimana seorang perempuan mendapat haidnya yang terakhir. Atau dengan kata lain merupakan saat dimana seorang perempuan tidak mendapat haid lagi. Menopause terjadi ketika ovarium berhenti melepaskan sel telur. Sering kali menopause ini terjadi secara gradual. Tetapi kadang kala juga terjadi sekaligus.

Perimenopause adalah periode gradual yang membuat perubahan menuju menopause. Periode-periode ini dimana seorang perempuan mengalami perubahan tubuh, perasaan dan hormon. Proses ini dapat terjadi perlahan-lahan selama bertahun-tahun. Climacteric adalah kata lain dari waktu dimana seorang perempuan melewati tahun-tahun reproduktif ke non-reproduktif. Pada masa perimenopause , estrogen yang dihasilkan dari indung telur cenderung melambat. Level hormon menjadi fluktuatif (naik turun) yang menyebabkan perubahan sperti halnya yang terjadi pada seseorang ketika memasuki masa remaja. Tetapi bagi banyak perempuan, perubahan-perubahan yang terjadi menuju menopause ini terjadi lebih intens daripada ketika memasuki masa pubertas. Waktu setelah menopause terjadi disebut postmenopause.

Jenis-jenis menopause yang perlu mendapat perhatian adalah, surgical menopause (menopause yang berhubungan dengan pengobatan). Surgical menopause terjadi jika indung telur dipindah atau rusak, misalnya karena kemoterapi. Dalam hal ini, menopause akan terjadi segera tanpa munculnya perimenopause. Lainnya adalah stress menopause. Terjadi apabila perempuan di akhir usia 30-an atau lebih tidak mendapat haid dalam jangka waktu yang lama. Ini dapat disebabkan karena stress, kemoterapi, sedih, bulimia, anemia atau gerak badan yang berlebihan.

Apa tanda-tandanya seorang perempuan akan menopause? Ketika menopause akan datang biasanya periode haid menjadi tidak teratur, terjadi secara berdekatan atau saling berjauhan. Misalnya bulan Mei jadwal haid tanggal 7. Lalu akhir bulan di bulan yang sama haid datang lagi (misalnya tanggal 26). Tetapi di bulan Juni haid datang malah di akhir bulan, misalnya tanggal 29 Juni. Ciri-ciri lainnya adalah :

* tulang sendi terasa sakit
* susah berkonsentrasi
* sakit kepala
* berkeringat pada malam hari
* mempunyai kondisi umum yang biasanya terdapat pada PMS
* perubahan dalam nafsu seksual
* berkeringat banyak
* insomnia
* sering bangun terlalu pagi
* perubahan mood
* vagina terasa kering
* buang air kecil secara frekuentif

Antara perempuan yang satu dengan perempuan yang lain memiliki ciri-ciri yang berbeda. Ada yang hanya memiliki satu ciri. Tetapi ada juga yang memiliki semua ciri di atas.

Pengalaman perempuan selama menopause juga dapat dipengaruhi oleh perubahan-perubahan yang terjadi di dalam kehidupannya seperti : anak yang telah meninggalkan rumah, perubahan dalam urusan sosial domestik dan hubungan personal, perubahan dalam identitas & imej tubuh, perceraian atau karena menjanda, pensiun, tegang menghadapi ketuaan dan kematian, kehilangan teman, orang yang tercinta dan masalah keuangan, tanggung jawab yang bertambah sehubungan dengan usia yang menua, ketegangan akibat kehilangan kemerdekaan, tidak mampu dan perasaan kesepian.

Kata kunci pencarian:

Sebar dan Informasikan:

Kategori: PilihanPsikologi

Label:

RSSKomentar (8)

Tinggalkan Komentar | Trackback URL

  1. thyos says:

    terima kasih info tentang menopause, saya jadi bertambah pengetahuan.

  2. Jabernews says:

    Saya ingin benar mengetahui gejala manepouse, krna ibu saya dikatakn dokter mengalami pre manepouse dngan gejala yng sering muncul pada saat haid pinggang terasa skit, terkadang haid hampir rutin setiap bulan dan haid tidak datng lagi hingga 3 bulan sampi 6 bulan, sehingga dokter mengatakan ini adalah penebalan pada dinding rahim. apakah itu benar-benar mau terjadinya manepous atau pre manepous. sy ingin lebih dijelaskn lagi datangnya masa manepouse dn gejala nya serta bagaimana mengatasinya.

  3. eko santoso says:

    thanks atas infonya,
    semoga informasi ini bisa saya bagikan sama temen-temen dan istriku khususnya

  4. hanim says:

    saya seorg ibu yg berusia 30th..masalahnya saya sering mengalami haid yg tidak teratur di awal usia saya lingkugan 20 an & sehingga kini kedatangan haid saya mengalami masalah kerana ia sering tidak datang tetap setiap bulan kekadang sehingga berbulan2 lamanya…apakah ini tanda2 awal terjadinya manepous pada diri saya..

  5. Artikelnya bagus, i like it.
    kembangkan teruuuus.
    lam kenal dari jepara.

  6. artikelnya tentang menopause sangat bermanfaat bagi saya.
    thanks atas infonya. lam kenal dari jepara

  7. Lebih pada persiapan mental ya untuk jelang/alami periode menopause ya. Terima kasih atas infonya.

  8. ely says:

    maksih atas infonya.tapi akn lebih bagus lagi kalo ada bagaimna cara untuk mmeperlambat proses itu,mungkin ada makanan..suplemen ato apa gitu.tx

Tinggalkan Komentar




Jika menginginkan komentar anda disertai gambar/foto, anda dapat membuat sebuah Gravatar.

  • Sponsor

eXTReMe Tracker